Pertolongan Pertama Cedera Kepala

Benturan pada kepala dapat menyebabkan cedera yang bersifat ringan sampai dengan mengancam jiwa. Hal ini tergantung dari lokasi benturan di kepala dan seberapa keras benturan terjadi. Cedera biasanya terjadi akibat jatuh, kecelakaan lalu lintas, kecelakan kerja (tertimpa benda berat), olahraga dan sebagainya.

Cedera kepala dapat berupa :

  • Memar atau luka pada kulit kepala
  • Patah tulang tengkorak
  • Perdarahan di dalam rongga kepala
  • Cedera otak ringan (seperti gegar otak) sampai dengan berat

Sebagian besar cidera kepala yang terjadi bersifat ringan karena terlindungi oleh tulang tengkorak yang kuat, namun harus selalu waspada terhadap kemungkinan terburuk.


Bagaimana mengenali kedaruratan cedera kepala ?

Keberhasilan dari pertolongan pertama pada cedera kepala adalah mampu mengenali tanda dan gejala kedaruratannya. Jika terdapat beberapa gejala kedaruratan maka harus segera dibawa ke rumah sakit. Gejala kedaruratan dapat muncul seketika atau beberapa menit setelah terjadi cedera, namun dapat pula timbul beberapa jam bahkan hari setelah cedera. Sehingga perlu diperhatikan perkembangan paling tidak 48 jam setelah cedera.

Perhatikan tanda gejala kedaruratan cedera kepala dibawah ini :

  • Keluar cairan bening dari telinga
  • Terlihat perbedaan besar pupil mata kanan dan kiri
  • Terdapat memar di sekitar mata (racoon eyes), atau di belakang telinga ( battle sign)
  • Kejang
  • Sempat tidak sadar
  • Kehilangan ingatan tentang kejadian sampai beberapa saat sebelumnya
  • Mual dan sering muntah
  • Menjadi sangat ngantuk atau penurunan kesadaran
  • Bersikap tidak normal seperti mudah tersingung, kehilangan konsentrasi, linglung, meracau dan lainnya
  • Nyeri kepala hebat atau nyeri kepala yang berkepanjangan
  • Penglihatan menjadi kabur atau ganda
  • Keseimbangan terganggu (tidak bisa berdiri atau berjalan tegak)

Kedaruratan cedera kepala pada anak kecil :

  • Semua gejala dan tanda pada dewasa
  • Sering menangis atau dapat juga menjadi sangat pendiam (tidak respon)
  • Tidak mau makan dan minum


Apa yang harus dilakukan ?

1.  Jika ditemukan beberapa tanda kedaruratan, segera bawa ke rumah sakit

2.  Jika tidak ditemukan tanda dan gejala kedaruratan diatas, maka kita dapat dianggap sebagai cedera ringan, dan tidak membutuhkan penanganan dari petugas medis. Namun selalu perhatikan kemungkinan munculnya tanda dan gejala gejala kedaruratan selama 48 jam. Jika muncul, segera bawa ke rumah sakit.

3.  Lakukan kompres dingin pada memar

4.  Hentikan perdarahan yang ada, namun jika curiga terdapat patah tulang tengkorak tutup luka dengan kasa steril tanpa dilakukan penekanan.

5.  Jika sadar posisikan nyaman sesuai dengan keinginan penderita

6.  Jika tidak sadar namun bernapas, posisikan miring (posisi pemulihan) untuk mempertahakan jalan napas tetap terbuka

7.  Jika tidak bernapas, lakukan CPR


Perhatian 

Jangan berusaha mencuci luka jika perdarahannya besar

Jangan pindahkan penderita kecuali terpaksa

Jangan buka helm penderita kecuali dicurigai henti napas atau menyulitkan saat pemeriksaan

Selalu perhatikan tanda kedaruratan pada penderita dengan cedera ringan selama minimal 48 jam.


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s