Pertolongan Pertama Perdarahan Dalam (Tidak Terlihat)

Terjadinya perdarahan di dalam rongga tubuh seperti rongga dada dan rongga abdomen dapat menyebabkan syok karena dapat terjadi perdarahan besar yang tidak terkontrol. Sehingga perdarahan dalam merupakan kondisi yang sangat berbahaya karena sulit untuk dikenali dan juga sulit diatasi. Kejelian penolong dalam mengenali  dan mencurigai terjadinya perdarahan dalam menjadi penentu keberhasilan dalam pertolongan.

Perdarahan dalam dapat disebabkan oleh beberapa kejadian antara lain

  • Kecelakaan mobil maupun motor
  • Jatuh dari ketinggian
  • Luka tusuk
  • Luka tembak
  • Cidera akibat ledakan

Bagaimana mengenali perdarahan dalam ?

Karena dapat mengancam jiwa, maka kita harus bertindak sesuai dengan kecurigaan terburuk. Kita harus mencurigai telah terjadi perdarahan dalam apabila setelah trauma ditemukan :

  • Cidera pada dinding dada atau perut yang mengindikasikan adanya kerusakan pada bagian dalam rongga seperti luka tusuk, luka tembus, memar akibat benturan keras dan lainnya
  • Nyeri yang sangat pada dada atau perut akibat benturan
  • Terlihat sesak napas
  • Dinding perut terasa kaku (defence muscular)
  • Muntah darah atau batuk darah
  • Keluar darah dari rektum atau vagina
  • Muncul tanda dan gejala syok

PERHATIAN : Kadang petunjuk yang paling tepat untuk mencurigai terjadinya perdarahan dalam adalah riwayat kejadian yang memungkinkan terjadinya perdarahan dalam. Artinya, jika riwayat kejadian seperti dijelaskan diatas, ada baiknya mencurigai terjadinya perdarahan dalam dan lakukan pertolongan yang sesuai dengan perdarahan dalam.


Apa yang harus dilakukan ?

Fokus utama pertolongan untuk kondisi ini adalah mencegah terjadinya syok dan sesegera mungkin membawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sebelum membawa ke rumah sakit lakukan :

1. Atasi perdarahan yang terlihat

2. Lakukan pemeriksaan berkala untuk memantau terjadinya kondisi syok

3. Jika muncul tanda dan gejala syok, lakukan pertolongan untuk syok

4. Jika tidak sadar dan bernapas, posisikan miring (posisi pemulihan) untuk mempertahankan jalan napas tetap terbuka

5. Jika tidak bernapas, segera berikan CPR dan gunakan AED jika ada

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s