Lindungi diri anda

Melakukan pertolongan bukanlah tanpa resiko. Bahaya yang mengenai pasien dapat juga mengenai anda. Selain itu terdapat potensi bahaya lain yang dapat mengancam kesehatan anda sebagai penolong, yaitu penularan penyakit melalui darah.

Lakukan perlindungan diri secara menyeluruh

 1.  Pastikan anda aman saat menolong

Selalu waspada terhadap potensi bahaya yang mungkin akan mengancam keselamatan anda

2.  Sebisa mungkin gunakan alat perlindungan diri (APD)

Gunakan alat perlindungan diri untuk menghindarkan anda dari resiko penularan penyakit. Minimal gunakan sarung tangan (lateks / non lateks ) setiap melakukan pertolongan. Jika menangani perdarahan gunakan juga kacamata pelindung.

3.  Pembersihan dan pembuangan sampah biohazard (infeksius)

sampah-biohazardSetiap alat dan bahan sekali pakai, termasuk APD dianggap sebagai sampah infeksius. Masukkan ke dalam plastik khusus sampah biohazard atau plastik biasa dengan diberi lebel “sampah infeksius”. Titipkan sampah tersebut kepada klinik, puskesmas atau rumah sakit untuk dimusnahkan sesuai dengan prosedur.

 

4.  Cuci tangan

Cuci tangan menggunakan sabun setelah melakukan pertolongan. Baik menggunakan atau tidak menggunakan sarung tangan. Jika belum ada sabun, untuk sementara dapat menggunakan cairan antiseptik (sanitizer). Namun nantinya tetap harus di cuci menggunakan sabun.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s